Refleksi Personal Branding Uwais al-Qarani
Uwais al-Qarani mengajarkan sesuatu yang berbeda. Ia tidak sibuk memperkenalkan dirinya kepada manusia, tetapi sibuk memperbaiki hubungannya dengan Allah.
Read moreUwais al-Qarani mengajarkan sesuatu yang berbeda. Ia tidak sibuk memperkenalkan dirinya kepada manusia, tetapi sibuk memperbaiki hubungannya dengan Allah.
Read more“Ilmu itu diperoleh dengan belajar, sedangkan keberkahan bisa diperoleh dengan berkhidmah, sementara kebermanfaatan bisa diperoleh dengan ketaatan.”
Read moreAbu Hamid al-Ghazali menegaskan bahwa yang dimaksud dengan al-bulhu bukanlah kebodohan dalam agama atau ketidakmampuan berpikir secara umum,
Read moreKehidupan para nabi adalah contoh terbaik dalam menjaga reputasi agama, karena para nabi memiliki jiwa dan kepribadian yang baik
Read moreWali secara bahasa berarti penguasa[1]. Dalam Kamus Populer Ilmiah, wali Allah didefinisikan sebagai pengayom umat; pelindung umat yang diberi karamah
Read moreSeringkali, atau bahkan lumrah di sekitar kita bahwa perayaan ulang tahun merupakan acara sakral yang tidak boleh luput dari jadwal.
Read morePencitraan adalah usaha untuk membentuk citra atau kesan tertentu terhadap sesuatu, bisa seseorang, kelompok, produk, atau institusi di mata publik.
Read moreDalam kehidupan sehari-hari, selera pribadi menjadi asas bagi banyak pilihan manusia, dari soal makanan, pakaian, hiburan, gaya hidup, bahkan dalam
Read moreKata ‘jihad’ kerap terdengar mengerikan, seolah selalu identik dengan perang dan kekerasan. Namun, benarkah jihad sebatas itu? Sejatinya, dalam al-Quran
Read moreDalam diskursus keislaman, istilah “hijab” dan “jilbab” kerap digunakan secara bergantian, meskipun keduanya memiliki makna yang berbeda baik secara linguistik
Read more