Jebakan Hutang
Islam meletakkan hutang dalam keadaan darurat atau kebutuhan yang mendesak, bukan untuk memenuhi keinginan yang tidak perlu.
Read moreIslam meletakkan hutang dalam keadaan darurat atau kebutuhan yang mendesak, bukan untuk memenuhi keinginan yang tidak perlu.
Read more“Naikkan kemampuan santri hingga mencapai level kitab; jangan terus-menerus menurunkan level kitab agar sesuai dengan kemampuan santri.”
Read moreKetika garis kemiskinan telah mencapai titik nadir, tanpa pamrih rakyat dipaksa rela menjadi budak, menghamba pada kaum elite demi menyambung hidup.
Read moreSebagian ulama bahkan menyebut budaya kritik ilmiah sebagai khushushiyyah (keistimewaan) yang Allah anugerahkan kepada umat Nabi Muhammad.
Read moreUwais al-Qarani mengajarkan sesuatu yang berbeda. Ia tidak sibuk memperkenalkan dirinya kepada manusia, tetapi sibuk memperbaiki hubungannya dengan Allah.
Read more“Karena otak Indonesia belum pernah dipakai untuk berpikir, jadi kondisinya masih baru dan nilainya pun sangat tinggi.”
Read more“Jikalau Muslim (sekarang) mengamalkan ilmu-ilmu agama seperti fikih, niscaya mereka menjadi umat termaju dan paling beruntungnya manusia.”
Read moreDalam beberapa riwayat disebutkan ungkapan yang terkesan keras terhadap status membujang. Sayyidina Umar pun berkata, “Hanya orang lemah atau pendosa saja yang tidak mau menikah”.
Read moreAbu Hamid al-Ghazali menegaskan bahwa yang dimaksud dengan al-bulhu bukanlah kebodohan dalam agama atau ketidakmampuan berpikir secara umum,
Read moreKehidupan para nabi adalah contoh terbaik dalam menjaga reputasi agama, karena para nabi memiliki jiwa dan kepribadian yang baik
Read more